Trigonometri adalah ilmu yang terdiri dari dua kata yaitu trigono dan metri. Trigonon artinya tiga sudut dan metron yang berarti mengukur, Jadi trigonometri dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari pengukuran tiga sudut. Bangun apa yang mempunyai tiga sudut? Tentu saja segitiga. Trigonometri banyak sekali berguna dalam bidang apapun mulai dari bidang eksakta seperti matematika, ilmu pengetahuan alam, ataupun bidang lainnya. Di dalam trigonometri banyak sekali rumus rumus yang terkadang membuat kita bingung tapi sebenarnya rumus itu bisa diturunkan jika anda bisa menurunkannya. Jadi sebaiknya jika anda bisa memahami dan menurunkan rumus lebih baik tidak menghapal semua rumus yang ada, otak anda akan terbebani dan lebih ringan jika bisa membuktikan.
Pada kesempatan kali ini diantara banyaknya rumus trigonometri yang ada salah satunya adalah rumus jumlah dan selisih sudut. Rumus jumlah dan selisih sudut ini sangat berguna dalam matematika dan fisika. Sehingga anda wajib untuk mengetahuinya dan bisa menggunakannya. Pendekatan yang dilakukan dalam pembuktian ini adalah memakai geometri yaitu memakai dua bangun segitiga siku-siku. Mari anda perhatikan dua segitiga siku-siku besar yaitu ΔABCΔABC dan ΔACDΔACD disitu anda melihat segitiga ABCABC memiliki siku-siku di B dan segitiga ACDACD memiliki siku-siku di CC.
Anda lihat di gambar terdapat sudut xx di sudut BACBAC dan sudut yy di sudut CADCAD. Dari dua segitiga besar di bawah kita membuat garis DFDF dan juga CECE karena kita ingin mencari trigonometri dari gabungan sudut x+yx+y di atas, makanya dibuat sisi yang langsung berhadapan dengan mereka. Lalu kemudian anda lihat dan perhatikan segitiga CDECDE, disitu terdapat sudut yang nilainya sama dengan sudut BACBAC yaitu xx. Mengapa bisa demikian? Coba kita analisa mengapa sudut ini bisa sama. Ini bisa dijelaskan sederhana dengan anda bayangkan dan pikirkan bagaimana kalau sudut xx di ∠BAC∠BAC saya perbesar dengan mempertahankan sudut yy tetap, maka pasti di ∠CDE∠CDE juga ikut semakin besar. Bagaimana jika x=0∘x=0∘, tentu saja ∠CDE∠CDE juga ikut menjadi nol derajat.
Sinus
Definisi sinus adalah perbandingan sisi depan sudut terhadap sisi miringnya.
sin(x+y)=DFADsin(x+y)=DE+EFAD=DE+BCAD
Coba anda lihat lagi gambarnya, anda harus nyatakan semua panjang dalam trigonometri. Tulislah trigonometri sudut x dan sudut y dan carilah hubungan dengan persamaan terakhir
untuk sisi DEcos(x)=DEDC;sin(y)=DCADDE=DC⋅cos(x)DE=AD⋅sin(y)⋅cos(x)untuk sisi BCsin(x)=BCAC;cos(y)=ACADBC=AC⋅sin(x)BC=AD⋅cos(y)⋅sin(x)
Substitusi ke dalam sin(x+y)
sin(x+y)=DE+BCADsin(x+y)=AD⋅sin(y)⋅cos(x)+AD⋅cos(y)⋅sin(x)ADsin(x+y)=cos(x)⋅sin(y)+sin(x)⋅cos(y)
TANTANGAN, Buktikan! sin(x−y)=cos(x)⋅sin(y)−sin(x)⋅cos(y)
Cosinus
Definisi cosinus adalah perbandingan sisi samping sudut terhadap sisi miringnya.
cos(x+y)=AFADcos(x+y)=AB−BFAD=AB−CEAD
Hubungan trigonometri
untuk sisi ABcos(x)=ABAC;cos(y)=ACADAB=AC⋅cos(x)AB=AD⋅cos(y)⋅cos(x)untuk sisi CEsin(x)=CECD;sin(y)=CDADCE=CD⋅sin(x)CE=AD⋅sin(y)⋅sin(x)
Substitusi ke dalam cos(x+y)
cos(x+y)=AB−CEADcos(x+y)=AD⋅cos(y)⋅cos(x)−AD⋅sin(y)⋅sin(x)ADcos(x+y)=cos(x)⋅cos(y)−sin(x)⋅sin(y)
TANTANGAN, Buktikan!
cos(x−y)=cos(x)⋅cos(y)+sin(x)⋅sin(y)
Tangent
Definisi tangent adalah perbandingan sisi depan sudut terhadap sisi samping sudut.
tan(x+y)=DFAFtan(x+y)=DE+EFAB−BF=DE+BCAB−CE
Atau definisi lain yaitu perbandingan nilai sin dan cos yang mempunyai makna sama.
tan(x+y)=sin(x+y)cos(x+y)tan(x+y)=cos(x)⋅sin(y)+sin(x)⋅cos(y)cos(x)⋅cos(y)−sin(x)⋅sin(y)
pembilang dan penyebut sama-sama dibagi dengan cos(x)cos(y)
tan(x+y)=tan(x)+tan(y)1−tan(x)tan(y)
0 Response to "Pembuktian Rumus Jumlah dan Selisih Sudut Trigonometri"
Post a Comment