Saya akan melanjutkan postingan sebelumnya, kalau sebelumnya sudah dibahas mengenai jari-jari lingkaran dalam segitiga, sekarang akan kita bahas jari-jari lingkaran luar segitiga. Pada penurunan kali ini juga sangat singkat yang hanya mengandalkan kemampuan analisa kesebangunan. Kesebangunan seperti apa nanti kita lihat.
Sebelum masuk ke dalam penurunannya kita perhatikan gambar di atas terdapat segitiga yang titik-titik sudutnya berada di busur lingkaran dan kita akan mencari jari-jari lingkaran itu. Sekarang, bagaimana jika saya tambahkan garis-garis bantu sedemikian sehingga terlihat seperti ini.
Gambar di atas ditambahkan garis-garis AEAE, CDCD, dan CECE. Alasannya kenapa ditambahkan garis lagi? Nanti anda bisa temukan jawabannya. Keterangan huruf-huruf di atas adalah huruf AA, BB, CC adalah titik sudut segitiga. Huruf aa, bb, cc adalah sisi segitiga dalam lingkaran. Panjang CECE adalah diameter lingkaran alias 2r2r dan CDCD adalah garis tinggi yang tegak lurus ABAB.
Mari kita terapkan prinsip kesebangunan. Kesebangunan ialah dimana dua bangun dikatakan sebangun jika memiliki perbandingan yang sama, jadi mudahnya seperti ini jika saya punya persegi panjang pasti mempunyai panjang dan lebar yang berbeda, lalu saya buat perbandingan panjang per lebarnya katakanlah a, persegi panjang yang lain saya ukur mempunyai perbandingan panjang dan lebar yang sama juga yaitu a, maka dua bangun ini dikatakan sebangun.
Perhatikan gambar di atas! bangun ΔBCDΔBCD sebangun dengan ΔACEΔACE. Mengapa sudut AA siku-siku? Karena sudut yang menghadap diameter pasti 90∘90∘. Maka menurut kesebangunan dapat kita tuliskan sebagai
ACCE=CDBCAC×BC=CE×CDAC×BC=2r×CD2r=AC×BCCDr=AC×BC2CD
sisi AC adalah b, sisi BC adalah a, dan luas segitiga adalah LΔ=12c×CD maka CD=2LΔc. Substitusi itu semua
r=AC×BC2×CDr=ab2×(2LΔc)r=abc4LΔ
0 Response to "Pembuktian Rumus Jari-Jari Lingkaran Luar Segitiga (Segitiga Dalam Lingkaran)"
Post a Comment